Phurich terbangun dalam keadaan mabuk, dan suasana antara dirinya dan Nava berubah menjadi intim, meskipun Nava tetap menjaga jarak. Namun, kasih sayang Phurich yang nyata tidak luput dari perhatiannya, dan pamannya dengan tegas memperingatkannya bahwa di mata manusia, duyung hanyalah monster atau iblis.


